Cegah KORUPSI DanDes, Kapolres MojoKerto Beri KUNCI untuk TIGA Pilar
MojoKerto-KIO. Ditangkapnya seorang OKNUM Kepala Desa di Kabupaten Mojokerto yang sempat VIRAL di Media Sosial. Penangkapan Oknum Kades tersebut dikarenakan menggunakan Dana Desa (DanDes) yang merupakan ANGGARAN pembangunan dari pemerintah untuk kepentingan PRIBADI. Kejadian ini membuat Kapolres MojoKerto AKBP. Dr. IHRAM Kustarto merasa PRIHATIN lantaran APARATUR negara yang diberi KEWENANGAN untuk membangun Desa malah menyelewengkan anggaran DanDes untuk KEPENTINGAN pribadi.
Kapolres Mojokerto berharap agar kedepan hal serupa tidak terjadi lagi di wilayah Kabupaten MojoKerto. Untuk di tingkat desa, Kapolres MojoKerto berharap agar pemerintah desa BERSINERGI dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ada. “Sinergitas ini sangat penting karena 3 pilar ini akan saling MENGAWASI dan saling MENGINGATKAN apabila ada KESALAHAN dalam penggunaan Dana Desa atau anggaran dari pemerintah, “ujar AKBP. IHRAM, Jumat (10/5/24).
Dalam kegiatan tatap muka di Balai Pertemuan Kecamatan Gondang dengan 3 pilar desa seluruh Kecamatan Gondang, Kapolres MojoKerto juga sudah mengingatkan, agar pemerintah desa berhati-hati menggunakan uang negara. “Bersinergilah dengan BhaBinKamTibMas dan Babinsa, saya harap jangan sampai ada lagi PENYELEWENGAN anggaran Dana Desa lagi di Kabupaten MojoKerto, “pesan Kapolres Mojokerto kepada Wartawan.
”Dalam MENGHINDARI Kasus Tindak Pidana Korupsi,Kapolres MojoKerto memberikan tiga kunci strategi untuk para Kepala Desa. Para Kades laksanakan K3 (Kordinasi, Komunikasi dan Kolaborasi) dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa dengan sebutan Tigar dan dengan ‘TIGAR’ tersebut diharapkan dapat mencegah penyelewengan DanDes agar jalanya bersama sama supaya tidak TERJERUMUS dalam pengelolaan anggaran negara tersebut, “pungkas Kapolres MojoKerto AKBP Dr. IHRAM Kustarto. FER/JON